Pengikut

Minggu, 10 November 2013

Berdzikir Bersama 1000 Anak Yatim dihalaman Kantor Pemda Karawang

Berdzikir Bersama 1000 Anak Yatim dihalaman Kantor Pemda Karawang .

Kabar gembira :

Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Karawang
siap bekerjasama gelar hari raya anak yatim dengan tema :

#KarawangBerzikir bersama 1000 anak yatim, dihadiri Muspida , dan semua elemen masyarakat Hari raya anak yatim : minggu , 17 November 2013
Tempat : Di Plaza Pemda Karawang (Halaman Pemda karawang)

Waktu : 08:00 s/d selesai

Dengan susunan acara sebagai berikut
08:30 WIB pembukaan MC
08:45 WIB Pembacaan ayat suci alquran
09:00 WIB Sambutan Ketua Pelaksana
10:00 WIB Sambutan Ketua Yayasan Putra
Karawang
10:20 WIB Sambutan Sambutan Pemerintah
10:30 WIB Dzikir Akbar
11:30 WIB Santunan Untuk Anak Yatim
Penceramah : Habib mustofa hamid al-jufri dari Plered-
Purwakarta

Senin, 04 November 2013

POSISI KEDUA TANGAN SAAT BERDIRI DALAM SHOLAT



Ulama fiqih berbeda pendapat di dalam masalah tempat meletakkan kedua tangan orang yang sedang shalat (mushalli) ketika selesai takbiratul ihram. Hal ini diterangkan di dalam kitab "Al-Mizan Al-Kubra" karya Syaikhul Islam asy-Syaikh Abdul Wahab asy-Sya'rani, juz 1 halaman 150, cetakan "Darul Fikr", Beirut - Lbanon (lihat tulisan di foto) sebagai berikut:





Artinya:
=====

1. Menurut pendapat Imam Abu Hanifah di bawah pusar mushalli (Orang Yang Sholat).
2. Menurut pendapat Imam Malik dan Imam Syafi'i di bawah dada mushalli (Orang Yang Sholat), di atas pusarnya.
3. Menurut pendapat Imam Ahmad bin Hanbal ada dua riwayat. Riwayat yang masyhur seperti menurut pendapat Imam Abu Hanifah, yaitu di bawah pusar mushalli. Dan satu riwayat lainnya seperti pendapat Imam Malik dan Imam Syafi'i, yaitu di bawah dada mushalli (Orang Yang Sholat), di atas pusarnya.


Minggu, 03 November 2013

DOA MENYAMBUT AWAL DAN AKHIR TAHUN BARU ISLAM

Salah satu bulan haram yang kita kenal yaitu Bulan Muharram yang banyak mengandung berbagai macam hikmah di dalam tahun baru Islam ini. Para shalihin mengajarkan kita untuk berdoa ketika menjelang pergantian tahun. Dan dibawah ini adalah doa akhir tahun dan awal tahun yang lafadznya cukup terkenal karena banyak terdapat di buku-buku doa. Barang siapa membaca doa ini dalam waktu tersebut, maka setan berkata:

 “kesusahanlah bagiku dan sia-sialah pekerjaanku menggoda anak Adam (manusia) pada tahun ini”
Maka dibinasakanlah dengan satu saat saja, sebab membaca doa ini. Dan dosa-dosanya diampuni oleh Allah Ta’ala dalam setahun ini.


Bacalah doa ini tiga kali saat menjelang akhir tahun baru Islam, bisa dilakukan sesudah ashar atau sebelum maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijah. Dengan doa ini kita memohon ketika kita akan mengakhiri perjalanan tahun yang akan ditinggalkan ini akan mendapatkan ampunan dari Allah Swt. atas perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh-Nya, dan apabila dalam tahun yang akan ditinggalkannya itu ada perbuatan-perbuatan yang diridhai oleh Allah Swt yang kita kerjakan, maka mohonlah agar amal shaleh tersebut diterima oleh Allah Swt.
Doa Akhir Tahun
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Wa shallallaahu ‘ala sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma maa ‘amiltu fi haadzihis-sanati mimmaa nahaitani ‘anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa uquubati wa da’autani ilattaubati minhu ba’da jur’ati alaa ma’siyatika fa inni astaghfiruka fagfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa’adtani ‘alaihits-tsawaaba fas’alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha’ rajaai minka yaa karim, wa sallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihii wa sahbihii wa sallam
.
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu.
Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.
Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya.

Doa Awal Tahun
Bacalah doa ini tiga kali saat kita memasuki tanggal 1 Muharam. Bisa dilakukan selepas maghrib atau pun sesudahnya. Dengan doa ini kita sebagai Mu’min memohon kepada Allah Swt. agar dalam memasuki tahun baru ini kita dapat meningkatkan amal kebajikan dan ketaqwaan.
Doa Awal Tahun
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa ‘alaa fadhlikal-’azhimi wujuudikal-mu’awwali, wa haadza ‘aamun jadidun qad aqbala ilaina nas’alukal ‘ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa’ihi wa junuudihi wal’auna ‘alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu’i wal-isytighaala bimaa yuqarribuni
ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam
.
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung.
Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Nabi yang ummi dan ke atas para keluarga dan sahabatnya.



Salam Aswaja 

INILAH REKAPITULASI HASIL PERHITUNGAN AWAL BULAN MUHARRAM 1435 H / 2014 M

REKAPITULASI HASIL PERHITUNGAN AWAL BULAN MUHARRAM 1435 H / 2014 M (RUKYATUL HILAL AKHIR BULAN DZUL-HIJJAH 1434 H: AHAD LEGI, 3 NOVEMBER 2013 M)
MENURUT SISTEM “ALMANAK NAUTIKA / NAUTICAL ALMANAC”

AL-HASIB : MUHAMMAD THOBARY SYADZILY AL-BANTANY
(KETUA LAJNAH AL-FALAKIYAH PWNU PROVINSI BANTEN)

======================================================================

Pusat Observasi Bulan (POB) : Pelabuhanratu, Sukabumi
Lintang Tempat (Ø ) : 07o 01' 44,60'' Lintang Selatan
Bujur Tempat ( λ ) : 106o 33' 27,80'' Bujur Timur Tinggi Tempat/ Elevasi ( EL ) : 52,685 Meter di atas Permukaan Laut

======================================================================

1. Ijtima’ ( اجتماع / Konjungsi / New Moon ) akhir bulan Dzul-Hijjah 1434 H terjadi pada hari Ahad Legi, tanggal 3 November 2013 M. pada pukul 19 : 50 : 00 WIB (Malam Hari)

2. Matahari Terbenam ( غروب الشمس/ Sunset ) di Pelabuhanratu Sukabumi pada pukul 17 : 48 : 00 WIB

3. Hilal Terbenam ( غروب الهلال / Moonset ) pada pukul 17 : 40 : 00 WIB

4. Umur Hilal (الهلال عمر / Age of the Crescent Moon ) = -2 jam 12 menit

5. Tinggi Hakiki / Geosentris Hilal ارتفاع الهلال الحقيقي ) / True or Geocentric Altitude of the Crescent Moon) = -1o 38 ' 36,34 '' = -1,6o ( di bawah ufuk / below horizon )

6. Tinggi Lihat / Toposentris Hilal ( ارتفاع الهلال المرئي/ Apparent or Topocentric Altitude of the Crescent Moon ) = -1o 34 ' 18,22 '' = -1,57o ( di bawah / below horizon )

7. Lama Hilal di atas ufuk ( الهلال فوق الأفق مكث / Long of the Crescent ) = kosong

8. Azimuth Matahari ( سمت الشمس / Azimuth of the Sun ) = 254o 34' 38,2 '' atau 254,57o

9. Azimuth Hilal ( سمث الهلال / Azimuth of the Crescent ) = 255o 2' 22,06o atau 2255,04 derajat

10. Posisi Hilal 0o 27' 43,86 '' di sebelah Selatan Matahari Terbenam dalam keadaan miring ke Selatan sebesar 16o 23' 11,53 '' atau 16,4o

11. Lebar Nurul Hilal (سمك الهلال / Crescent Widht) di atas ufuk= 0 o 0 ' 00,0 '' = 0,00 Menit

12. Berdasarkan Ilmu Astronomi: Ketinggian Hilal Toposentris / Mar’i hari Ahad Legi, 3 November 2013 M pada saat matahari terbenam (sunset) di Pelabuhanratu Sukabumi Jawa Barat pukul 17:48 WIB masih berada di bawah ufuk, yaitu sebesar -1o 34 ' 18,22 '' atau -1,57o ( di bawah ufuk ), sehingga hilal mustahil bisa dilihat atau dirukyat, meskipun menggunakan teropong atau teleskop. Dengan demikian: Awal bulan Muharram 1435 H jatuh pada hari Selasa Pon, tanggal 5 November 2014 M.